Selasa, 16 Desember 2008

TIMOR DALAM MEMBANGUN ( Mengapai cita-cita negeriku Timor Leste)

Setapak demi setapak perekonomian negeri yang baru merdeka secara utuh di tahun 2002 ini mulai meracik bumbu perekonomian yang tepat guna mengisi kemerdekaan yang dibayar dengan darah dan nyawa putra terbaik Timor Leste ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa keperosotan ekonomi negeri ini dari Negara-negara lain bukan menjadi sesuatu yang aib seharusnya sebagai motivasi untuk mengisi keterbelakangan ini untuk dapat sejajar dengan bangsa bangsa lain di dunia ini.

Sepenggal kalau membandingkan Timor Leste dengan Negara lain bagaikan membadingkan anak kecil bahkan boleh dikata bayi dengan orang dewasa, tentu sangat jauh celah diantara kedua perbandingan tersebut. Tapi hemat penulis seyogyanya bangsa yang baru merdeka ini tidak tertidur panjang oleh lagu “nina bobo” dan dimanja terus tetapi bangsa yang merdeka ini harus melepasa atribut lagu lama itu dan berani menghadapi tantangan di depan terlebih di era globalisasi ini.

Untuk mengejar ketertinggalan ini, bangsa ini harus perlu merubah sikap dan tindakan guna percepatn proses pengejaran ketertingalannya. mentalitas orang Timor umumnya bergaya preman, santai, mengosip, tidak disiplin waktu, dan yang sering paling menghambat pembangunan bangsa ini adalah anak bangsa ini lebih suka pemberian gratis ketimbang membayarnya. ( anda boleh menerka misalnya nonton konser gratis dan masih banyak lagi yang ingin digratiskan). mentalitas semacam diatas sangat tidak membantu dalam proses pembagunan. Investor tidak akan berhasrat untuk menanamkan modalnya karena pertimbangan untuk menperoleh keuntungan sangat lama. bahkan bisa tidak berhasil. Memang sangat disadari merubah perilaku tidaklah mudah, namun perlu usaha dan pendidikan yang terus menerus untuk meningkatkan kesadaran anak bangsa ini.

Selain hambatan perilaku masyarakat umum yang telah dipaparkan diatas perlu juga adanya penerapan system birokrasi perkantoran yang efisien dan tidak bertele-tele apalagi dalam urusan ini orang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengurusnya. Keadaan semacam ini akan sangat menggangu proses investasi di dalam negeri yang kita sayangi ini.

Semua proses pembagunan negeri ini akan berjalan dengan cepat jika kondisi dan syarat yang harus dilawan dan dihindari adalah prilaku korupsi, kolusi dan nepotisme. perilaku tersebut akan menyebabkan celah-celah yang hanya akan menguntungkan segelintir kelompok yang melakukan kejahatan public karena mencuri uang Negara untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. kejahatan ini harus dilawan dan dicela dengan hukuman yang seberat-beratnya. dengan cara penegakan hukum diatas segalanya.

Sebagai warga Negara Timor Leste kita mesti bermimpi untuk menjadi bangsa yang sukses dalam proses pembagunan ekonomimya oleh sebab itu pendanaan pembagunan harus tepat sasaran. Seperti dikatehui bahwa Negara ini penduduknya mayoritas hidup dari sector pertanian yang masih sangat tradisional. dengan lahan pencaharian hidup yang sangat masih tidak bisa menunjang untuk melakukan penambahan produksi oleh sebab keterbatasan lahan olahan, seorang petani diTimor Leste memliki Tanah garapan sebesar Rata-rata 1 hektar.

Untuk memajukan perekonomian berbasis pertanian ini yang perlu diperhatikan adalah pasar yang akan menampung produk pertanian ini, jika pasar tersedia yang perlu ditingkatkan adalah kwalitas produk. jika ini semua terjawab maka petani akan menjadi bergairah untuk melakukan produknya.
gema kekayaan negeri separu pulau Timor ini dikenal sebagi Negara berpenghasil minyak dalam bagian besar pendapatan nasionalnya. kebanggaan ini adalah sangat penting dirawat agar tidak terjerat dalam perang kepentingan dalam penggolahannya sebab banyak ilmuwan mengetahui minyak sering dijadikan komoditi public dinegara-negara sedang membangun akibat perebutan kekuasaan dan idealisme politik Negara yang bersangkutan. Sebagai anak bangsa Timor was-was dan berharap semoga negeri ini tidakterjebak dalam permainan kotor seperti disebutkan diatas.

Kebutuhan dasar yang sangat penting dipenuhi oleh pemerintah dalam periode jangka pendek dan menengah saat ini adalah
1. perbaikan dan pelebaran jalan raya agar masyarakat mempunyai akses ke kota untuk menjual produknya.
2. penyediaan sanitasi kesehatan yang terjangkau dan murah agar masyarakat bisa berobat jika menderita sesuatau penyakit.
3. penyediaan air besih yang cukup
4. perbaikan dan penginstalan listrik disemua daerah di Timor ini dengan tujuan agar mempermudah roda perekonomian dan memfasilitasi pekerjaan-pekerjaan lainnya.
5. membangun infrastuktur yang baik guna menyokong proses perekonomian bangsa.
hal-hal ini adalah urgen dan pemerintah manapun yang memimpin bangsa ini harus cekatan dalam menjawab tantangan kebutuhan dasar diatas. Jika kesemuanya terjawab maka roda perekonomian bangsa timor ini akan berjalan dengan lebih cepat sesuai dengan peta pembangunan masiaonal jangka panjangnya.

kesimpulan tulisan ini adalah jika Negeri Timor Leste ini ingin maju harus siap dalam segala aspek, baik itu mental maupun kelakuan seluruh komponen rakyatnya. Marilah berkeyakinan bahwa Timor Leste adalah negeri yang mampu mengatur dirinya sendiri. Demi pencapain tujuan dan kesejateraan rakyatnya, Timor sudah bebas dari segala penjajahan tetapi perjuangan untuk maju sejajar dengan bagsa lain belum berakhir. Anak negeri ini harus dengan keras berkata Kamipun Bisa.

Tidak ada komentar: